Museum Kota Lhokseumawe merupakan museum yang dibangun pada tahun 2014 dan dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe.
Kepemilikan penuh museum ini diberikan kepada pemerintah Kota Lhokseumawe.
Bangunan induk dari museum ini tergolong dari sebuah Rumah Adat Aceh dan sebuah balai tempat penyimpanan padi, alat penumbuk padi dan kamar mandi.

Berlokasi di Jalan Teuku Hamzah Bendanara, Kuta Blang, Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh, pembangunan museum ini menghabiskan dana sebesar Rp 1,8 miliar. Museum Kota Lhokseumawe diresmikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada hari Jum’at tanggal 18 Otober 2019 pada pukul 16.00 WIB.

Acara peresmian tersebut diiringi dengan pementasan pertunjukan seni tradisional serta dihadiri oleh Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya.

Museum Kota Lhokseumawe terletak di Jalan Teuku Hamzah Bendanara, Kuta Blang, Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh.
Perjalanan untuk menuju museum dapat ditempuh melalui 3 jalur yakni melalui Bandar Udara Malikussaleh, Pelabuhan Krg Geukeuh, serta melalui Terminal Baru Lhokseumawe. Jarak tempuh melalui Bandar Udara Malikussaleh mencapai 30 kilometer.

Dari Pelabuhan Krg Geukueh, jarak tempuhnya mencapai 17,4 kilometer. Sementara jarak tempuh terpendek yaitu melalui Terminal Baru Lhokseumawe, dengan jarak tempuh 2,9 kilometer. Kemudian, lokasi museum Lhokseumawe akan ditemukan di depan Gedung Islamic Center.